Goresan Tinta Emas di Bumi Kediri: Sasha Aisyah Sabet Juara 3 Olimpiade Bahasa Indonesia Tingkat Nasional

JOMBANG — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh peserta didik Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 9 Jombang. Di tengah persaingan yang begitu ketat, Sasha Aisyah Khumaira, siswi kelas XI C MAN 9 Jombang, sukses mengharumkan nama madrasah setelah keluar sebagai Juara 3 dalam ajang Olimpiade Bahasa Indonesia Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh PETERON bekerja sama dengan Universitas Islam Kadiri (UNISKA) Kediri pada hari Sabtu(3/9/2026)
Ajang bergengsi ini disambut dengan antusiasme tinggi, tercatat diikuti oleh sekitar 1.500 peserta dari tingkat SMA/MA/SMK se-Indonesia. Seleksi ketat dimulai dari babak penyisihan secara online pada 25 September 2026 lalu, yang kemudian menyaring peserta hingga mengerucut menjadi 400 finalis yang berhak melaju ke babak final di UNISKA Kediri.
Suasana aula perlombaan terasa begitu kompetitif dan menegangkan saat para finalis beradu kemampuan untuk memperebutkan posisi juara 1 sampai 3, serta memperebutkan 3 medali emas, 4 medali perak, dan 5 medali perunggu. Dari total 5 perwakilan finalis asal MAN 9 Jombang, perjuangan luar biasa ditunjukkan oleh Sasha Aisyah Khumaira. Berkat ketekunan, ketelitian, dan penguasaan materi yang matang, ia sukses menyisihkan ratusan peserta lainnya dan meraih skor gemilang, yaitu 540, yang mengantarkannya pada posisi 3 terbaik nasional.
Keberhasilan ini menjadi kado istimewa dan bukti nyata bahwa mutu pendidikan di MAN 9 Jombang mampu bersaing di kancah nasional.
“Kami menyambut baik dan bersyukur atas kemenangan ini. Prestasi yang diraih oleh Ananda Sasha Aisyah adalah bukti nyata dari ikhtiar panjang, kedisiplinan, serta komitmen kuat seluruh warga madrasah dalam mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing tinggi. Dari 1.500 peserta se-Indonesia, mampu menembus tiga besar nasional bukanlah hal yang mudah. Ini membuktikan bahwa MAN 9 Jombang terus konsisten melahirkan bibit-bibit berprestasi. Semoga pencapaian ini menjadi motivasi bagi siswa-siswi lainnya untuk terus berani bermimpi dan berprestasi.” Ujar Syamsul Ma’arif, M.Pd kepala MAN 9 Jombang

Rasa haru dan bangga juga dinyatakan secara langsung oleh Guru Pembina Bahasa Indonesia, Ety Puji Rahayu, S.Pd
“Jujur, saya merasa sangat terharu dan bangga campur aduk. Awalnya, kami sempat merasa ragu dan putus asa melihat begitu banyaknya finalis hebat dari berbagai daerah dengan persiapan yang luar biasa matang. Persaingan di babak final sangat ketat. Namun, melihat kegigihan Sasha dalam berlatih dan ketenangannya saat menghadapi soal-soal HOTS bahasa Indonesia, Allah SWT membuktikan jalan terbaiknya. Ananda mampu melampaui batas dan mempersembahkan hasil yang jauh di luar dugaan kami. Rasa lelah terbayar sudah melihat senyum kebanggaan di wajahnya.” Ujar Ety dengan antusias
Tangis haru dan tidak percaya akan menjadi pemenang juga diungkapkan oleh Sasha Aisyah Khumaira dalam wawancaranya.
“Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah SWT. Rasanya masih seperti mimpi bisa berdiri di panggung nasional ini membawa trofi dan medali kebanggaan untuk MAN 9 Jombang. Sempat ada rasa deg-degan yang luar biasa saat di ruang ujian final karena peserta lain persiapannya sangat matang. Tapi saya ingat pesan Ibu Ety dan dukungan orang tua serta teman-teman, untuk fokus dan memberikan yang terbaik. Kemenangan ini saya persembahkan untuk kedua orang tua, guru-guru hebat di MAN 9 Jombang yang selalu membimbing, dan almamater tercinta.”
Selamat untuk Sasha Aisyah dan MAN 9 Jombang. ARJUNA benar-benar Juara!

