
Paham Jurnalistik, jurus menangkal HOAKs

Belajar jurnalistik menawarkan segudang manfaat yang melampaui sekadar menjadi seorang wartawan. Disamping terampil menulis, tentunya siswa juga terinspirasi menjadi jurnalis yang berintegritas. Salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah Bilqis Hibatullah Setiadi, siswi kelas 11B. Dengan mata berbinar, Bilqis mengungkapkan, “Pelatihan ini membuka jendela pengetahuan saya tentang pentingnya jurnalisme dalam kehidupan. Kita diajak mampu Berpikir Kritis, karena dengan dunia Jurnalistik melatih kita untuk menganalisis informasi secara mendalam, membedakan fakta dan opini, serta mengevaluasi sumber informasi. Saya termotivasi untuk menggali lebih dalam tentang isu-isu sosial dan menyuarakan kebenaran melalui tulisan.”
Sementara itu, Diana Kholidah, selaku pemateri kedua, mengajak para siswa untuk berlatih bagaimana cara berKomunikasi yang Efektif dengan para nara sumber. Karena Kemampuan menulis yang baik itu juga di dapat dari proses pencarian data melalui kepiawaian penulis dalam bertanya. Disamping itu secara otomatis ketrampilan berbicara di depan umum, dan berinteraksi dengan berbagai macam orang adalah keterampilan yang sangat penting dalam jurnalistik. ”dalam melakukan suatu investigasi, ada beberapa persiapan matang, yakni kuasai materinya dulu, pelajari dulu agar tidak salah dalam bertanya. Jangan pernah berhenti bertanya dan menggali informasi. Seorang jurnalis yang baik adalah yang berani mengungkapkan fakta, meskipun itu tidak menyenangkan,” tegasnya. (Din)
